1 2 3 4
 



Rabu, 30 Maret 2016

Hasil Penelitian Terbaru Dosen DIII Keperawatan Poltekkes Majapahit

Diposting oleh : Administrator
Kategori: Abstrak Riset Dosen Poltekkes Majapahit - Dibaca: 748 kali



HUBUNGAN MANAJEMEN STRES DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA KEPERAWATAN DI WILAYAH KABUPATEN

MOJOKERTO DAN JOMBANG

 Dwiharini Puspitaningsih1, Budi Prasetyo2

Dosen Politeknik Kesehatan Majapahit

dwi2day@yahoo.com

ns.budiprasetyo@gmail.com

 ABSTRACT

 Kejadian stres pada mahasiswa keperawatan menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Kabupaten Mojokerto dan Jombang memiliki banyak institusi program studi S1 Keperawatan dengan mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia yang mana hal ini akan sangat mempengaruhi tingkat stres dan manajemen stres mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan manajemen stres dan tingkat stres pada mahasiswa S1 Keperawatan di wilayah Kabupaten Mojokerto dan Jombang. Desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 414 mahasiswa S1 keperawatan yang  berasal dari Stikes Majapahit, Stikes Dian Husada, Stikes Husada Jombang, Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Unipdu, Stikes Pemkab Jombang, Stikes Insan Cendekia Medika, dan Stikes Bahrul Ulum. Instrumen yang digunakan adalah Stres Questionnaires of Departement of Mental Health, Thailand yang dimodifikasi dengan DASS. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami stres normal sebanyak 237 mahasiswa (57,2%). Namun terdapat juga sebagian kecil responden yang mengalami stres berat sebanyak 11 mahasiswa (2,7%). Hampir setengah responden melakukan manajemen stres dengan mendengarkan musik sebanyak 151 mahasiswa (36,5%) dan berdoa/ mendengarkan doa sebanyak 149 mahasiswa (36%). Terdapat hubungan yang signifikan (dengan interval kekuatan hubungan yang lemah) antara manajemen stres dengan tingkat stres mahasiswa S1 Keperawatan di wilayah Kabupaten Mojokerto dan Jombang sebesar 0,119 (r=0,119). Tingkat stres yang dialami mahasiswa keperawatan di Kabupaten Jombang dan Mojokerto serta manajemen stres yang mereka lakukan untuk mengatasi stres relatif sama. Hal tersebut dimungkinkan karena karakteristik dari masing-masing intitusi pendidikan keperawatan dan mahasiswanya hampir sama. Institusi pendidikan di Kabupaten Mojokerto dan Jombang diharapkan dapat lebih memberikan fasilitas mahasiswa dalam menurunkan stres agar dapat meningkatkan hasil dan kualitas pendidikan.    Kata kunci : tingkat stres, manajemen stres, mahasiswa keperawatan